selamat datang di web magai

Cari dalaman disini

Rabu, 08 Desember 2010

Natal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Natal
Natal
Kisah Natal menyebutkan kelahiran Yesus di sebuah kandang di Betlehem.
Dirayakan Mayoritas umat Kristen
Jenis Kristen
Makna Merayakan kelahiran Yesus (Isa Almasih)
Tanggal 25 Desember (seluruh dunia)
6 Januari (Armenia)
7 Januari (Ortodoks Timur dan Katolik)
Perayaan kebaktian gereja, berkumpul dengan keluarga, memberi hadiah
Berhubungan dengan Adven; Kelahiran Yesus, Epifani

क्रिस्टेन PROTESTAN

Natal (dari bahasa Portugis yang berarti "kelahiran") adalah hari raya bagi umat Kristen. Setiap tahunnya umat Kristiani merayakan Natal pada tanggal 25 Desember untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus.Namun sebenarnya kelahiran Yesus Kristus bukan jatuh pada tanggal 25 Desember. Natal merupakan hari raya baru yang diadopsi dari tradisi Romawi, sebagai perayaan dies natalis solis invictus (hari kelahiran dewa matahari yang tak terkalahkan). Natal selalu dirayakan dengan pesta pora oleh para penyembah Dewa Matahari beserta teman-teman mereka yang beragama Kristen. [1]

Kemungkinan besar Yesus sebenarnya tidak lahir pada tanggal 25 Desember, hal ini dibuktikan dengan cerita tentang para gembala yang sedang menggembalakan hewan peliharaan mereka. Pada bulan Desember hingga Januari, daerah Timur Tengah justru mengalami musim dingin, sehingga sangat tidak masuk akal untuk menggembalakan hewan pada waktu-waktu tersebut.

Dalam tradisi barat, peringatan Natal juga mengandung aspek non-agamawi. Sebagian besar tradisi Natal berasal dari tradisi pra-Kristen barat yang diadopsi ke dalam tradisi Kristiani. Selain itu, peringatan Natal dalam tradisi barat (yang kian mendunia) ditandai dengan bertukar hadiah antara teman dan anggota keluarga serta datangnya Santa Claus atau Sinterklas.

Pada negara-negara yang berbahasa Arab, hari raya ini disebut dengan Idul Milad.

Selasa, 07 Desember 2010

Jangan Biarkan Darah Melukai Natal di Papua…

Kasus penembakan warga sipil di Papua membuat legislator asal daerah pemilihan itu angkat bicara. Anggota Komisi X DPR Diaz Gwijangge berharap bulan ini menjadi momentum untuk menghentikan penangkapan dan penembakan warga sipil.

“Bulan Desember dan memasuki Hari Natal sebaiknya Papua tidak dijadikan ajang penangkapan dan penembakan warga sipil. Wilayah itu harusnya ditetapkan sebagai tanah damai,” ujar anggota Fraksi Demokrat itu kepada VIVAnews, Senin, 6 Desember 2010.

Diaz menyesalkan atas meningkatnya aksi penembakan terhadap sejumlah warga di wilayah tersebut. Menurutnya, hal itu melukai masyarakat kecil yang mendambakan kedamaian. “Tak perlu lagi ada penangkapan maupun penembakan warga sipil. Biarkan masyarakat merayakan Natal dalam suasana damai dan tentram,” ujarnya.

Menurutnya, penangkapan, penahanan, dan penembakan warga tidak pernah menyelesaikan masalah. Dia meminta aparat melihat setiap permasalahan dengan jernih dan menanganinya dengan pendekatan kemanusiaan.

“Masyarakat tidak serta merta menjadi kambing hitam atas setiap aksi penembakan. Saya minta agar kasus seperti itu tidak terulang lagi,” ujarnya.

Menurutnya, ada sesuatu yang janggal karena 1 Desember yang disebut-sebut menjadi HUT OPM dibesar-besarkan sehingga menjustifikasi pihak aparat keamanan melakukan penggeledahan dan penangkapan warga sipil.

”Insiden itu melukai masyarakat kecil yang mendambakan kedamaian. Saya berharap agar bulan Desember ini Papua dijadikan tanah damai. Tak perlu lagi ada penangkapan maupun penembakan warga sipil. Biarkan masyarakat merayakan Natal dalam suasana damai dan tentram,” kata Diaz.

Kota Jayapura menyambut Natal dan Tahun Baru 2010

Akhir tahun akan tiba. Alunan lagu natal terdengar dari perbukitan. Dentang meriam memecah suasana syahdu.. Tak peduli saudara yang lagi ibadah atau menjalankan ibadah...
Jejak kaki anak-anak berlarian entah kemana. Memeriahkan suasana menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru 2010, diwarnai kemeriahan dan sukacita..
Sebentar lagi akan nampak,, kilauan lampu kerlap-kerlip dari atas gunung. Ngapain orang-orang di atas gunung? Mo bikin kekacauan ya?? pertanyaan dalam benak saudara-saudara kita yang baru menginjakkan kaki di tanah Papua ini..
Oooo bukan.. Tentu saja bukan... Itu sudah tradisi di Kota Jayapura. Berlomba-lomba menciptakan pondok disertai hiasan Natal dan ornamen lainnya. Mungkin kalau di Jawa, orang menggunakan petasan untuk memeriahkan acara penyambutan Tahun Baruan, kalau di sini tidak demikian. Lebih dasyat dari sekedar petasan. Menggunakan meriam, peninggalan jaman Belanda dulu. Kebayang gak, bunyinya...Nyaris menggelegar, mengagetkan siapa saja yang mendengarnya. Gak kebayang kan,, suasana natal di Jayapura seperti apa.. Seru... seru..
Kegiatan seperti ini ada nilai positifnya. Dimana kerja sama dan kekompakkan sangat penting. Disamping itu, teman-teman bisa menyalurkan imajinasi dan kreatifitas. Selain memeriahkan Hari Raya Natal dan menyambut Tahun Baru 2010 di Kota Jayapura.. Ayooo teman-teman mulailah berkreasi dan melakukan hal-hal positif.. Ini semua kan untuk kebaikan kita tooo..

Budaya Pondok Natal di Papua

Aprila Russiana Amelia Wayar

udaya yang dapat diartikan sebagai suatu kebiasaan dalam suatu kelompok masyarakat dengan kesamaan suku di suatu tempat yang sudah berlangsung secara turun temurun dalam kurun waktu yang tidak singkat.

Di tengah keberagaman suku dan budaya di dalam Masyarakat Papua, ada sebuah kebiasaan yang sudah hampir menjadi budaya di tengah-tengah masyarakat yaitu membuat pondok natal pada saat menjelang natal. Tentu saja budaya ini ada setelah Agama Kristen juga ada di Tanah Papua.

Belum ada penelitian yang resmi tentang keberadaan pondok natal ini tapi pondok natal selalu tampak pada saat-saat menjelang natal atau saat memasuki Bulan Desember tiap tahun. Kadang kala pada akhir Bulan Novemberpun berbagai macam pondok natal berbagai ukuran dan model sudah mulai berdiri di halaman-halaman rumah penduduk atau tanah-tanah kosong di sekitar perumahan penduduk.
Iqnacius Glen, salah satu Warga Padang Bulan-Jayapura menyatakan bahwa sejak kedatangannya ke Tanah Papua kurang lebih tiga tahun lalu, ia sudah merasakan suasana perayaan natal di Tanah Papua yang berbeda dengan di wilayah lain di Indonesia. Salah satunya adalah pondok natal ini. "Ya, pondok natal ni yang bikin suasana natal di Papua berbeda dengan di tempat lain".

Tidak berbeda jauh dengan Glen, Suci Fitriani Sanmas, salah satu warga perumnas IV Waena yang sejak lahir orang tuanya berdomisili di Papua menyatakan hal yang senada. "Sejak kecil saya sudah biasa lihat pondok natal kalau menjelang perayaan natal" tutur perempuan berdarah Maluku-Yogyakarta ini.

Di beberapa kota di luar Jayapura juga ada kebiasaan pondok natal ini. Adriana Saroy, Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Hukum Universitas Janabadra yang sejak kecil bersama orang tuanya berdomisili di Kota Wamena juga menyatakan hal itu. "Sudah dari kecil saya lihat pondok natal dan sepertinya kebiasaan pondok natal ini ada di semua kota di Papua" tutur Perempuan Asli Papua yang sedang melakukan penelitian untuk tugas akhir kuliahnya di Kota Jayapura.

Pondok natal seolah menjadi ikon Papua saat natal. Papua sebagai wilayah dengan mayoritas penduduknya merupakan Umat Kristiani ini berubah menjadi kota yang sangat menarik pada malam hari menjelang natal karena pancaran cahaya dari lampu-lampu beraneka warna yang menghiasi pondok natal.

Selain pondok natal, ada juga warga yang atas inisiatif sendiri membuat pohon natal dengan ukuran besar di halaman rumah dengan menggunakan pohon yang sengaja ditanam untuk keperluan itu. Kidung pujian dan lagu-lagu natal berkumandang dari segenap penjuru kota dalam merayakan hari raya Umat Kristiani ini.

Semoga bukan hanya hingar bingar dan euforia menjelang natal saja yang dilakukan warga tetapi semoga Semangat dan Damai Natal selalu ada di hati seluruh Masyarakat Papua yang semakin majemuk karena derasnya arus masuk penduduk dari tempat lain di Nusantara ke Bumi Cenderawasih ini.

Rubin Kazan mau berjaya lagi di Camp Nou

Selasa, 07/12/2010 19:05 WIB
Lionel Messi

Barca akan memasang Lionel Messi dalam pertandingan melawan Rubin Kazan

Rubin Kazan berniat mengulangi sukses musim lalu ketika mereka mengalahkan Barcelona di stadion Camp Nou, dalam pertandingan Selasa malam.

Klub Rusia ini bersaing dengan FC Copenhagen di Grup D untuk mengikuti jejak Barcelona yang sudah pasti maju ke babak 16 besar.

Dalam kompetisi tahun lalu Rubin Kazan membuat kejutan dengan mengalahkan Barca 2-1 di Camp Nou.

Rubin Kazan harus mendapat hasil lebih baik daripada Copenhagen yang akan menjamu juara Yunani, Panathinaikos yang sudah tersisih.

Sementara itu Barcelona akan mengistirahatkan enam pemain inti yaitu David Villa, Xavi Hernandez, Pedro Rodriguez, Daniel Alves, Seydou Keita dan Gabriel Milito.

Keita mengalami cedera lutut kiri sedangkan Milito belum sembuh dari cedera kaki.

Cari menang

Pelatih Barca Pep Guardiola mengatakan timnya tetap akan mengejar kemenangan, meskipun memasang beberapa pemain cadangan dan sudah pasti maju ke babak 16 besar.

"Tim mana pun yang kami hadapi, kami selalu ingin menang," kata Guardiola.

Namun Barca masih akan diperkuat oleh Lionel Messi dan Andres Iniesta, yang bersama Xavi merupakan finalis hadiah Ballon dOr atau anugerah pemain terbaik dunia dari FIFA.

Namun hasil pertandingan di Camp Nou tidak akan berarti bagi Rubin Kazan bila Copenhagen mengalahkan Panathinaikos dan menjadi klub Denmark pertama yang maju ke babak knock out di Liga Champions

"Kami akan sangat frustrasi kalau kami gagal," kata kapten Copenhagen William Kvist kepada kantor berita Denmark, Ritzau.

Poros halang Mikael Antonsson menyatrakan diri siap dipasang meskipun dia harus meninggalkan lapangan dalam pertandingan domestik melaan Esbjerg Sabtu lalu.

Pemain kunci lainnya Martin Vingaard juga cedera melawan Esbjerg tetapi siap bermain di Liga Champions.

Grup lain

Van der Vaart dan Bale

Rafael Van der Vaart dan Gareth Bale menjadi andalan Spurs

Di grup A, Tottenham Hotspur atau Spurs dan FC Internazionale atau Inter Milan sudah pasti maju ke babak berikutnya dan tinggal memperebutkan tempat teratas.

Spurs akan bertandang ke Belanda untuk menghadapi FC Twente, sedangkan Inter akan dijamu Werder Bremen.

Di grup B, Schalke 04 dan Lyon sudah pasti maju ke babak 16 besar dan hanya beraing untuk menjadi juara grup.

Lyon akan menjamu Hapoel Tel Aviv sedangkan Schalke akan menjadi tamu Benfica.

Di grup C, Manchester United dan Valencia yang sudah pasti maju ke babak berikutnya akan bertemu di Old Trafford.

United hanya membutuhkan hasil seri untuk tetap bertahan di tempat teratas.

Lagu Natal Bergema di Kota Jayapura

Senin, 7 Desember 2009 | 21:38 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com--Lagu-lagu Natal yang merdu dan penuh nostalgia bergema di Kota Jayapura dan sekitarnya sejak pekan pertama Desember dalam rangka menyongsong perayaan keagamaan umat Kristiani yakni Natal -pesta kelahiran Al Masih Yesus Kristus yang diimani sebagai Juru Selamat Dunia.

Dari Jayapura, ibukota Provinsi Papua, Senin, ANTARA melaporkan, banyak toko dan kios yang menjual Cd dan casette lagu-lagu Natal dipadati para pengunjung dari berbagai lapisan masyarakat.

Sambil mendengar lagu-lagu kerohanian umat Kristiani yang merdu itu, warga membeli casette dan CD lagu Natal dengan harga yang bervariasi dari yang paling murah seharga Rp10 ribu hingga Rp25 ribu per buah.

Masyarakat setempat, baik pemeluk Nasrani maupun umat beragama lain seperti Islam dan Hindu mulai merasakan kesemarakan perayaan Natal 2009.

Warga setempat terlihat hilir mudik berbelanja.Mereka tidak hanya membeli casette dan CD lagu-lagu Natal tetapi juga mulai berbelanja berbagai kebutuhan untuk perayaan Natal yang puncaknya jatuh pada 25-26 Desember nanti.

Anthon, Salah seorang penjual CD di kawasan Jalan Ahmad Yani, jantung Kota Jayapura ketika ditanya ANTARA mengaku kalau pada saat ini mulai dikumandangkan lagu Natal dan lagu-lagu rohani lainnya dalam rangka menyongsong perayaan Natal 2009.

Menurutnya, setiap tahun menjelang hari Natal dirinya mendapat pemasukan yang yang cukup lumayan dari hasil penjualan lagu-lagu Natal dan Rohani karena permintaan pasar meningkat.

Hal senada dikatakan Jhonny rekan seprofesi Anthon, setiap tahun selalu berupaya untuk menyediakan berbagai jenis lagu Natal dan lagu-lagu rohani terbaru untuk memenuhi keinginanan pembeli, khususnya umat Nasrani yang merayakan hari suci keagamaan tersebut.

Ketika ditanya mengenai harga sebuah CD, ia mengatakan, berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp25 ribu.

Sedangkan untuk mendapatkan CD tersebut pihaknya memesan dari berbagai toko CD di berbagai kota di Tanah Air seperti Manado, Makasar, Jakarta, Surabaya dan kota-kota besar lainnya.

Dari tempat berbeda, Sutrisno, padagang CD di Abepura mengatakan, sejak memasuki Desember banyak sekali warga masyarakat Abepura dan sekitarnya yang datang untuk membeli berbagai macam CD lagu-lagu Natal dan Rohani.

"Setiap hari saya biasanya harus melayani pembeli yang jumlahnya puluhan orang, sampai saya harus membawa anak untuk membantu," kata Sutrisno.

Mengenai harga, Sutrisno katakan, untuk satu CD lagu Natal dijual dengan harga Rp10 ribu hingga Rp25 ribu.

Ketika disinggung soal keuntungan yang didapat dari menjual CD, Sutrisno mengaku, dalam sehari mendapat keuntungan sebesar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu.

"Tentu keuntungan ini berbeda dengan bulan-bulan biasanya yang hanya mendapat Rp150 ribu dalam sehari," ujarnya.

Menjelang hari Natal, Kota Jayapura dan sekitarnya mulai banyak dipenuhi dengan aksesoris Natal berupa lampu hias warna-warni, pohon Natal dan boneka Santa Klaus untuk permainan atau pertunjukkan Sinterklas bagi anak-anak dan remaja.

Vettel Ingin Seperti Senna

Selasa, 7 Desember 2010 - 19:11 wib
Achmad Firdaus - Okezone

LONDON - Juara dunia baru F1 Sebastian Vettel mengaku bangga terpilih sebagai pembalap Internasional terbaik dunia tahun 2010, versi Autosport. Pembalap muda Jerman ini berharap bisa mengikuti jejak para legenda Formula One.

Usai mentasbihkan diri sebagai juara dunia termuda dalam sejarah F1, sosok Vettel memang terus menanjak. Penghargaan demi penghargaan pun disabet pembalap muda Jerman 23 tahun ini. Terkini, pembalap yang baru saja memenangi ajang Race of Champions 2010, di London ini terpilih sebagai pembalap internasional terbaik dunia 2010.

Dalam penghargaan yang dirilis majalah Autosport di Grosvenor House, London, Vettel berhasil menyisihkan sejumlah rival seperti Fernando Alonso, Lewis Hamilton dan Dario Franchitti. Dia mendapat dukungan mayoritas dari para pembaca Autosport.

Berhasil menyabet sebagai pembalap internasional terbaik, tentunya Vettel bangga. Namun, dia ternyata masih memiliki satu ambisi lain, yakni bisa menjadi pembalap hebat seperti para pandahulunya di dunia jet darat.

“Ini merupakan kali pertama saya mendapat piala Autosport, dan saya datang untuk trofi ini,” tutur Vettel bangga seperti dilansir Autosport, Selasa (7/12/2010).

“Ini merupakan penghargaan yang sangat, sangat spesial. Saya memang berharap bisa mendapatkannya. Saya bahkan sudah memiliki gambaran dalam benak saya tentang seorang legenda seperti Ayrton Senna mengangkat trofi semacam ini. Jadi, saya sangat bahagia sekali bisa terpilih. Ini merupakan kehormatan besar,” tandas pembalap andalan Red Bull Racing ini.(acf)